Apa Itu Pengemudi Lane Hogger di Jalan Tol? Pahami Aturan dan Bahayanya

lane hogger adalah

Ketika melaju melintasi jalan tol, kamu mungkin akan menemui beberapa tipe pengemudi. Ada pengemudi yang memacu mobilnya sangat cepat, namun ada juga tipe pengemudi lane hogger. Lane hogger adalah sebutan bagi pengemudi yang berkendara dengan kecepatan rendah atau statis di jalur kanan. 

Padahal setiap lajur di jalan tol diperuntukkan bagi keperluan berkendaraan yang berbeda-beda. Lajur kanan misalnya, semestinya digunakan bagi kendaraan yang ingin menyalip atau mendahului. Maka dari itu, lane hogger merupakan hal yang tidak boleh dilakukan di lajur kanan. 

Alih-alih bikin berkendara jadi aman, pengemudi lane hogger ini justru berisiko menyebabkan kecelakaan atau membahayakan pengguna jalan lainnya. Sebagai pengingat keselamatan berkendara, sebaiknya pahami apa itu lane hogger, bahayanya, aturannya berkendara di jalan tol, serta tips saat bertemu tipe pengemudi ini. 

Apa Itu Lane Hogger di Jalan Tol?

Lane hogger adalah istilah bagi pengemudi yang mengendarai mobil di jalur kanan dengan kecepatan statis atau rendah. Masih banyak pengemudi yang tidak mengetahui bahaya lane hogger dan masih melakukan tindakan tersebut saat di jalan tol. 

Lane hogger merupakan cara berkendara yang dilarang karena bisa menimbulkan bahaya bagi pengemudi lainnya. Meski terkesan sepele, namun tindakan ini dapat menyebabkan kecelakaan dan mengganggu kelancaran lalu lintas. Sebab lajur kanan diperuntukkan bagi kendaraan yang ingin mendahului atau menyalip pengendara lain. 

Jadi umumnya pengguna jalan akan memacu mobilnya dengan kecepatan lebih tinggi saat melintasi lajur kanan. Apabila ada pengemudi lane hogger, maka hal ini akan menghalangi atau menghambat pengendara lain dari belakang. Tentu saja kondisi ini sangat berbahaya, terlebih jika ada kendaraan yang ngebut atau melaju kencang dari belakang.

Peraturan Undang-Undang terkait Lane Hogger

Penggunaan lajur jalan telah diatur secara resmi dalam Undang-Undang. Lane hogger hanya dibolehkan bagi pengemudi dengan kondisi tertentu saja. Terdapat UU yang berkaitan dengan dilarangnya lane hogger di jalan. Bahkan pengemudi yang melanggar bisa dikenakan sanksi penjara hingga denda. 

Berikut ini undang-undang yang mengatur mengenai penggunaan lajur jalan, berkaitan dengan lane hogger:

  • Menurut UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Pasal 108 ayat (2) menjelaskan bahwa penggunaan lajur jalan sebelah kanan hanya dapat dilakukan jika:

(a) pengemudi bermaksud akan melewati kendaraan di depannya; atau

(b) diperintahkan oleh petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk digunakan sementara sebagai lajur kiri.

  • Dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol, Pasal 41 butir (b) menyebutkan bahwa lajur lalu lintas sebelah kanan hanya diperuntukkan bagi kendaraan yang bergerak lebih cepat dari kendaraan yang berada di lajur sebelah kirinya, sesuai dengan batas-batas kecepatan yang ditetapkan.

Apabila kedapatan ada pengemudi yang melanggar aturan tersebut maka akan dikenakan sanksi sesuai Pasal 287 ayat 3. Hukuman yang diberikan berupa pidana kurungan paling lama 1 bulan dan denda paling banyak Rp250.000

Bahaya Berkendara Lane Hogger di Jalan Tol

Setelah paham bahwa lane hogger adalah cara berkendara yang dilarang, selanjutnya kamu perlu tahu bahayanya. Lane hogger dapat menimbulkan dampak yang sangat fatal seperti kecelakaan beruntun. Selain itu, lane hogger juga bisa menyebabkan beberapa bahaya atau efek buruk berikut ini:

1. Meningkatkan Risiko Kecelakaan

Lane hogger memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan. Ketika pengemudi lain berusaha melakukan manuver dengan menyalip dari lajur kiri, potensi terjadinya tabrakan menjadi lebih besar.

Selain itu, keberadaan lane hogger dapat menghambat visibilitas pengemudi lain yang ingin menyalip atau berpindah lajur dengan cepat. Pandangan yang terbatas ini meningkatkan kemungkinan terjadinya kecelakaan beruntun.

2. Menyebabkan Frustrasi dan Road Rage

Kehadiran pengemudi lane hogger di jalan tol dapat menyebabkan rasa frustasi pengendara lain. Pengemudi lain jadi mengalami perjalanan mereka terhambat, sehingga tidak dapat mencapai tujuan dengan lebih cepat.

Frustasi yang dialami pengemudi lain dapat memicu emosi yang lebih tinggi dan memicu mereka cenderung bertindak agresif di jalan. Akibatnya, pengalaman berkendara menjadi kurang nyaman dan berpotensi membahayakan keselamatan.

3. Mengganggu Kendaraan Prioritas

Bahaya lain dari lane hogger adalah menghambat laju kendaraan darurat, seperti ambulans atau mobil pemadam kebakaran. Jika perjalanan kendaraan darurat terhalang, dampaknya buruknya bisa lebih luas lagi. 

Misalnya saat ambulan membawa pasien dalam kondisi kritis yang mungkin akan terlambat mendapatkan perawatan. Contohnya lain adanya kebakaran yang tidak dapat segera ditangani, sehingga berisiko menyebabkan kerugian lebih besar.

4. Menyebabkan Efisiensi Bahan Bakar yang Buruk

Ketika pengemudi lain terhambat oleh lane hogger, banyak kendaraan harus mengurangi kecepatan. Kondisi ini dapat menurunkan efisiensi bahan bakar. Perlambatan yang tidak perlu di jalan juga akan meningkatkan konsumsi bahan bakar serta memperbesar emisi gas buang yang berbahaya bagi lingkungan.

Lakukan Hal Ini saat Bertemu Pengemudi Lane Hogger

Lane hogger adalah tipe pengemudi yang bikin was-was atau bahkan kesal. Namun sebaiknya jangan terpancing emosi dan jaga fokusmu dalam berkendara. Ada beberapa tips atau cara berkendara yang bisa dilakukan untuk menghindari risiko bahaya lane hogger

Lakukan tips-tips berikut ini apabila kamu bertemu dengan pengemudi lane hogger saat berkendara:

  1. Memberikan Isyarat Lampu Kedip atau Klakson dengan Tenang: Berikan penanda seperti bunyi klakson atau lampu kedip untuk meminta pengemudi lane hogger berpindah jalur. 
  2. Menjaga Jarak Aman dan Tetap Tenang: Selalu jaga jarak aman ketika bertemu dengan pengemudi lane hogger. Idealnya, jarak antar kendaraan adalah sekitar 10-20 meter. 
  3. Mencari Kesempatan untuk Menyalip dengan Aman: jika melihat ada kesempatan atau celah yang aman, sebaiknya segera salip pengemudi lane hogger. Jangan lupa memeriksa kondisi lalu lintas untuk memastikan keamanan sebelum mendahului.  
  4. Hindari Konfrontasi atau Perilaku Agresif: Tetap kontrol emosimu ketika bertemu dengan lane hogger. Bersikap agresif atau terpancing emosi justru bisa memperburuk keadaan dan meningkatkan risiko kecelakaan. 
  5. Laporkan Jika Diperlukan: Apabila pengemudi lane hogger dirasa sudah sangat mengganggu atau membahayakan, kamu bisa melaporkannya ke pihak berwenang. Beberapa ruas jalan atau jalan tol memiliki layanan pengaduan untuk melaporkan pelanggaran lalu lintas. 

Ketahui Fungsi Lajur di Jalan Tol untuk Keamanan Berkendara

Adanya pengemudi lane hogger adalah salah satu bentuk tidak memahami aturan berkendara di jalan tol.  Setiap lajur di jalan tol memiliki fungsi masing-masing yang wajib dipahami oleh pengemudi. 

Berikut ini fungsi lajur di jalan tol yang harus kamu tahu demi keamanan berkendara:

1. Lajur Kanan

Lajur kanan memiliki fungsi sebagai jalur untuk kendaraan dengan kecepatan tinggi atau digunakan saat mendahului. Meskipun diperuntukkan bagi kendaraan yang melaju cepat, pengemudi tetap wajib mengendalikan kecepatan dengan aman.

2. Lajur Kiri

Lajur ini diperuntukkan bagi kendaraan berukuran besar dan berbobot berat, seperti bus atau truk. Karena lajur kiri memang disediakan untuk kendaraan berat, umumnya kecepatan yang digunakan cenderung lebih rendah.

3. Bahu Jalan

Lajur ini terletak di sisi paling kiri, bersebelahan dengan lajur kiri. Area tersebut berfungsi sebagai Ruang Milik Jalan (Rumija), yaitu bagian jalan tol yang diberi jarak dengan area tanah kosong, rerumputan, atau pagar pembatas. Penggunaannya hanya diperbolehkan dalam situasi darurat, seperti ban bocor, mesin overheat, dan keadaan darurat lain.

4. Bahu Dalam

Bahu dalam atau median berfungsi sebagai pemisah antara jalan tol dan jalur kendaraan dari arah berlawanan. Area ini biasanya ditandai dengan adanya separator beton yang berjarak sekitar satu meter dari lajur kanan.

Baca Juga: 8 Aturan Berkendara di Jalan Tol, Jangan Asal Tancap Gas

Itulah tadi pemahaman mengenai apa itu lane hogger, dampak buruk dan aturan berkendara sesuai lajur jalan. Lane hogger adalah tipe pengemudi yang harus dihindari karena berisiko menyebabkan kecelakaan. Lakukan beberapa tips di atas apabila bertemu lane hogger di jalan. Baca artikel otomotif lainnya di oto24.id dan follow info update di media sosial IG @oto24.id.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *